30 September 2011

Salju Natal , tiada dingin.


"Aku, Hilang rasa sayang
Hilang rasa benci
Hilang segala janji
Termeterai di hati
Tinggal hanya mimpi, Untuk selamanya"

"Berkecai kasih yang tercipta
Ibarat kaca dan permata

Aku insan atas nama cinta
Kau menerima cintaku dalam apa saja."

Berlegar - legar matanya , sini sana dijegilkan. Masih mencari - cari punca. Puas sudah rambut nya yang jarang itu digaru - garu . Kalau dikira - kira , mampu dicantum - cantum menjadi sebuah rambut palsu.

Begitulah juga palsunya kehidupan pada Zali. Malam Natal ini , kedinginan rasanya . Memamah setiap tulang temulang. Mematikan segala deria lima Zali.

Termenung , terus dipandang di hadapannya sebuah pasu yang penuh dengan ukiran . Bermacam corak yang merumitkan , begitu juga dengan pemikirannya sekarang .

Terabur semuanya , mahu dikutip satu persatu . Takut nanti tak terkutip semuanya. Jadi dibiarkan sahaja dibawa bersama Dingin Natal malam ini yang sangat memakan pemikiran Zali untuk berfikir terus - terusan.

Hey Zali ! jerkah yat . Apa kau Termenung malam - malam natal macam ni Zali ? Kau rindu dekat buah hati kau ye ?

Zali membalas , Buah hati ? apa itu buah hati ? biasa aku dengar buah tangan. Sengaja Zali membidas kata - kata Yat.

Lah , kenapa kau ni Zali ? kau dengan teman perempuan kau maca mana ? hari - hari aku tengok bukan main lagi bermesra segala. Macam belangkas pun ada. Takkan sekarang duduk "frust" malam Natal macam ni ?

Zali Menembak lagi Yat dengan soalan yang agak pedas, Apa kau tahu pasal perempuan Yat ? apa yang kau tahu pasal Makhluk Tuhan yang sangat kompleks ni Yat ? cuba kau bilang sama aku ? Boleh ?

Melopong Yat melihat Zali menembaknya dengan soalan yang bertalu - talu itu. Penuh dengan persoalan . Zali terus berlalu pergi meninggalkan Yat bersama kedinginan Malam Natal.

Malam Natal di mana Zali hilang segalanya , Yat masih termenung memikirkan persoalan yang tak terjawab akan nya.

Perlahan - lahan Zali hilang daripada pandangan mata Yat. 

Senyap, sunyi. 

Salju Natal malam itu tidak dingin lagi , tiada dingin seperti Disember Zali lepas - lepas. Zali hilang segalanya.

Hilang.
Hilang.
Hilang.

No comments:

All time ;