18 June 2011

Penanti.


Senyum, itu jawabnya.
tangis, itu sangsinya.

Pergi, pergi jauh. deria enam ini cuba menghalau jauh - jauh semua itu.
Mari, mari dekat. panggil si naluri cuba mengundang dugaan yang tiada pernah berhenti.

Perih , makin gigih semangatnya.
Serik , makin gagah cubaanya.

Panji - panji megah cukup dinyalakan. perlahan apinya marak.

Tiang - tiang semangat yang reput, gagah dibangunkan. kudrat sehabis baik disimpan.

Jadinya , satu penantian itu tiada penyudahnya jika kamu adalah sang penanti yang setia.

kiranya , sang penanti yang setia itu hatinya ada cuma ada satu, apa yang mereka tahu, mereka tetap terus menunggu.

Klimaksnya , mereka tetap menunggu, menunggu dan menunggu, biarpun tangisan teman mereka, biarpun senyuman hiba kawan mereka.

Benar , penanti yang setia takkan pernah mengibarkan bendera putihnya, selagi roh mereka tidak dipagut daripada jasad mereka.

Benar , mereka lebih rela mati , sehingga "cubaan yang takkan pernah berakhir bagi mereka",Mati dalam senyuman yang penuh makna.

p.s : Cinta agung tak pernah meminta, Cinta Asli tak pernah memberi.

No comments:

All time ;