09 March 2013

Rhythm dan Gitar.


Beralunan gemersik, satu - persatu tali halus gitar dibelai penuh rasa asyik.
Iramanya penuh bersatu padu, padat dengan segala kenangan melankolik.

Dengung nya, menginzalkan telinga yang mendengar. Pegun.

Mangli sudah angin yang kerap ulang alik. Curi - curi dengar bunyi dengung.

Namun yang tinggal sekarang hanya kord - kord di dalam satu kertas usang.
Tertulis...

Aku rindukan Rhythm yang pernah string-string halus getarkan.

Yang Benar,
Gitar.


Nota Kaki : saja aku pilih lagu hazama yang satu ini. Suka aku akan konsep Noir nya.

No comments:

All time ;