28 October 2011

Terang Bulan.


Terang bulan kuning.
Berpaksikan Janji - janji.

Ada sakit dalam janji itu.
Ada pilu dalam janji itu.
Ada Hiba dalam janji itu.
Ada ngilu dalam janji itu.

Hati aku masih satu.
Hati aku tetap satu.
Hati aku letaknya satu.
Hati aku bertahan pada satu.

Terang bulan kuning.
Berpaksikan memori - memori.

Ada Suka dalam Memori itu.
Ada duka dalam Memori itu.
Ada tangis dalam Memori itu.
Ada gembira dalam Memori itu.

Masih utuh segalanya.
Masih keras perasaan
Masih gagah harung segalanya.
Masih kuat melawannya.

Terang bulan kuning.
Hampir hilang sudah.

Aku terbaring kini.
Sepi sendiri.
Melawan - lawan memori ngeri.
Sorang berdiri.

Aku di sini, cuba menjadi lelaki.
Di sebalik terang bulan yang menyuluh aku ini.

Jangan hilangkan terang bulan yang pekat kuning.
Tertakuti hilang bebayang yang mampu melindung.

Melindung aku supaya terus menjadi lelaki.
yang kuat , yang lahiriahnya Adam.

Terang bulan. Terus lah duduk di situ.
Jangan hilang, aku takut. Sangat takut.

Duduk terus aku terdiam. Bawah bulan yang tersenyum melihat semua ini.
Memori dan janji yang pernah ada.

No comments:

All time ;